Sejarah Magister Ekonomi

Sejarah Magister Ekonomi

SEJARAH SINGKAT MAGISTER EKONOMI

 

Program Studi Magister Ilmu Ekonomi berdiri dilatarbelakangi dengan keluarnya izin dari Dirjen Dikti tantang Pembukaan izin Program Doktor (S3) Ekonomi tahun 2000 dan sudah berjalannya Program Studi Ekonomi Pembangunan (S1) sejak tahun 1985. Dengan kondisi ini, maka dipandang perlu untuk membuka Program Studi Magister Ilmu Ekonomi (S2) untuk memenuhi kebutuhan di tingkat strata dua. Rapat Majelis Jurusan Ekonomi Pembangunan mengamanatkan pada Ketua Jurusan, Prof. Dr. Tiktik Sartika Partomo, MS untuk membentuk Tim Kajian Pembentukan Program Studi Magister Ilmu Ekonomi. Tim kajian tentang feasibility study mengalami beberapa kali pergantian diantaranya tim Lukman Hakim, SE, M. Si.,  kemudian tim Drs. Pulo Siahaan, MSc.

Pada tahun 2006 barulah Tim yang terdiri atas Prof. Dr. Tiktik, S. Partomo, Eleonora Sofilda, SE, M. Si dan Dr. Muhammad Zilal Hamzah, MM berhasil mendeklarasikan pembukaan Program dengan keluarnya Izin Dikti Nomor: 1970/D/T/2006 tanggal 16 Juni 2006. Berdasarkan izin tersebut digunakan kurikulum perdananya yaitu Konsentrasi Ekonomi Perencanaan Kota/Daerah dan Konsentrasi Keuangan Negara/Daerah. Kegiatan proses belajar mengajar di mulai Bulan September 2006 dengan Ketua Pelaksana Harian Dr. Muhammad Zilal Hamzah dan Sekretaris Dr. Eleonora Sofilda, SE, M.Si.

Pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2010 diangkat Kaprodi: Prof. Dr. Tiktik Sartika, MS dengan Sekprodi Drs. Mulyadi, M. Si dan, pada tahun 2012 Prof. Dr. Tiktik, MS diganti dengan Prof. Dr. Victor Siagian, MS dengan Sekprodi Drs. Mulyadi, M.Si. Pada akhir jabatannya pada tahun 2012, Prof. Dr. Tiktik Sartika Partomo, MS. yang kemudian digantikan oleh Prof. Dr. Victor Siagian, MS. telah diperoleh Akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan Surat Keputusan Nomor: 033/BAN-PT/AK-IX/S2/I/2012 tanggal 13 Januari 2012. Pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2014 diangkat Sekprodi baru Rinaldi Rustam, S.E, M.E dalam rangka penyegaran. Namun ada tahun 2014, Rinaldi Rustam digantikan oleh Dr. Eleonora Sofilda, M.Si. dan mulai tahun 2014 sampai dengan 2020. Pada tahun 2017, Program Studi Magister Ilmu Ekonomi dibawah kepemimpinan Prof. Dr. Victor Siagian, MS dan Dr. Eleonora Sofilda, M. Si berhasil memperoleh Akreditasi A berdasarkan Surat Keputusan BAN PT, No 1376/SK/BAN-PT/Akred/M/V/2017.

Pada 1 April 2020, sesuai dengan SKR No. 0233/USAKTI/SKR/BASDM/DT/V/2020, terjadi perubahan kepemimpinan Prodi Magister Ilmu Ekonomi yang mana; Ketua Program Studi Magister Ilmu Ekonomi berada di bawah kepemimpinan Dr. Rinaldi Rustam, ME dengan dibantu Sekretaris Program Studi Dr. Dini Hariyanti, ME.

Kurikulum Tahun Akademik 2007/2008 sudah mulai berbasis kompetensi. Kurikulum tersebut core utamanya adalah Ekonomi Keuangan dengan Konsentrasi Ekonomi Keuangan Negara/Daerah; Ekonomi Keuangan Perbankan dan Pasar Modal, serta Konsentrasi Ekonomi dan Keuangan Islam yang dipelopori oleh Prof. Sofyan Syafri Harahap. Program Studi Magister Ilmu Ekonomi memiliki perkembangan kurikulum yang cukup pesat, dengan pengembangan konsentrasi yang ada menjadi lebih dari 4, salah satu yang terbaru adalah konsentrasi kebijakan Publik, Konsentrasi Ekonomi KeberkeLanjutan dan Konsentrasi Ekonomi Retail. Sejak tahun 2015 kurikulum yang digunakan oleh Program Studi Magister Ilmu Ekonomi, sudah berbasis KKNI.

Seiring dengan kebijakan pemerintah, yakni perubahan kurikulum dalam 4 tahun maka pada tahun 2019 terjadi perubahan kurikulum Magister Ekonomi dengan menggunakan pendekatan Outcome Based Education (OBE).

Alumni yang sudah ada sampai saat ini berjumlah 868 lulusan dengan kompetensi sesuai dengan keahliannya, seperti ahli dibidang keuangan baik corporate atau public finance yang berbasis konvensional dan Syariah, sebagai tenaga ahli ekonomi dalam pemerintahan dan berbagai instansi swasta lainnya dengan profesionalisme yang mampu mengevaluasi, memberikan solusi, memproyeksikan kondisi perekonomian dengan pendekatan multidisiplin, serta mempublikasikannya di media yang memiliki reputasi nasional dan internasional. Lulusan Program Magister Ilmu mampu berkomunikasi dan bekerja sama, beretika, berakhlak mulia dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi, mampu melakukan inovasi.